Sekilas, film dari Disney ini mengingatkan akan cerita jaman dahulu yang berjudul 'The wizard of Oz' ternyata memang bisa dibilang versi remake dari cerita jaman dahulu kala tersebut.
Cerita dimulai dari Oscar (James Franco) yang bekerja pada sebuah sirkus di kansas sebagai seorang pesulap amatiran yang hobbinya adalah menggombal pada banyak wanita, mungkin karena merasa tampan atau memang pintar berkata-kata dengan rayuan yang selalu sama ia tujukan pada semua wanita yang dirayu. (heehhe), Oscar atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Oz mengalami titik kejenuhan ketika Show nya pada suatu ketika tidak dianggap baik oleh banyak penonton, dan ia tidak bisa mengabulkan permintaan seorang anak yang berada di kursi roda untuk memintanya berdiri, dan saat itu juga ia harus menghadapi kenyataan bahwa wanita yang ia cintai Annie (Michelle williams) harus menikah dengan orang lain, kemudian di sirkus tempat ia bekerja tiba-tiba terjadi bencana alam angin puting beliung yang memporak-porandakan sirkus dan membawa serta oZ yang saat itu melarikan diri dengan balon udara. Di dalam pusaran angin puting beliung, Oz berkata bahwa ia ingin dibeikan kesempatan kedua dalam hidupnya, kemudian ia mendarat pada sebuah tempat yang benar-benar indah, tempat itu bernama Oz. dan negara itu meyakini bahwa dia si Oz adalah seorang penyihir hebat yang akan membebaskan negara itu dari pengaruh jahat penyihir wanita. konflik dimulai ketika oZ harus dihadapkan untuk membunuh si penyihir jahat yang ternyata mirip dengan Annie.
Cerita yang dibuat oleh Disney ini sangat simple, dan bisa dibilang 'biasa saja' tetapi mata penonton benar-benar dimanjakan dengan visual effect yang bagus sekali khas Disney, serta gambar yang High definition sehingga walaupun cerita cukup standart dan ringan, penonton tidak bosan dengan warna-warna vivid yang terang khas negeri dongeng. cocok untuk dinikmati ketika akhir pekan bersama keluarga
Saturday, March 16, 2013
Oz the great and powerful
Sekilas, film dari Disney ini mengingatkan akan cerita jaman dahulu yang berjudul 'The wizard of Oz' ternyata memang bisa dibilang versi remake dari cerita jaman dahulu kala tersebut.
Cerita dimulai dari Oscar (James Franco) yang bekerja pada sebuah sirkus di kansas sebagai seorang pesulap amatiran yang hobbinya adalah menggombal pada banyak wanita, mungkin karena merasa tampan atau memang pintar berkata-kata dengan rayuan yang selalu sama ia tujukan pada semua wanita yang dirayu. (heehhe), Oscar atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Oz mengalami titik kejenuhan ketika Show nya pada suatu ketika tidak dianggap baik oleh banyak penonton, dan ia tidak bisa mengabulkan permintaan seorang anak yang berada di kursi roda untuk memintanya berdiri, dan saat itu juga ia harus menghadapi kenyataan bahwa wanita yang ia cintai Annie (Michelle williams) harus menikah dengan orang lain, kemudian di sirkus tempat ia bekerja tiba-tiba terjadi bencana alam angin puting beliung yang memporak-porandakan sirkus dan membawa serta oZ yang saat itu melarikan diri dengan balon udara. Di dalam pusaran angin puting beliung, Oz berkata bahwa ia ingin dibeikan kesempatan kedua dalam hidupnya, kemudian ia mendarat pada sebuah tempat yang benar-benar indah, tempat itu bernama Oz. dan negara itu meyakini bahwa dia si Oz adalah seorang penyihir hebat yang akan membebaskan negara itu dari pengaruh jahat penyihir wanita. konflik dimulai ketika oZ harus dihadapkan untuk membunuh si penyihir jahat yang ternyata mirip dengan Annie.
Cerita yang dibuat oleh Disney ini sangat simple, dan bisa dibilang 'biasa saja' tetapi mata penonton benar-benar dimanjakan dengan visual effect yang bagus sekali khas Disney, serta gambar yang High definition sehingga walaupun cerita cukup standart dan ringan, penonton tidak bosan dengan warna-warna vivid yang terang khas negeri dongeng. cocok untuk dinikmati ketika akhir pekan bersama keluarga
Labels:
Movie review
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
hai..
ReplyDeletesalam malaria..
film ini emang cool banget buat ngemanjain mata kita sama2 gambar2 HD, critanya si standar pake banget, cm efek + warnanya itu lho bikin jadi pgn naik pohon sambil bilang pucuk..pucuk...pucuk..
syg g bisa nntn yang 3D soalnya pacarku g bisa pake kcmta 3D due to her minus..but its pretty cool kok even bkn 3D..
anw, next time klo blm nntn yg 3D ajak2 ya..
lets feel the real 3D HD things for less then 2 hours and only 40.000..
SOOOSZOOOOO.. :)